Tampilkan postingan dengan label BAHASA INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Pengertian Teks Prosedur
Secara umum, pengertian teks prosedur adalah langkah-langkah suatu aktivitas atau kegiatan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Teks prosedur ini dibutuhkan sebagai panduan bagi seseorang dalam membuat atau menyusun sesuatu.
Ngomong-ngomong soal teks prosedur, di kelas 7 lalu pernah dibahas juga lho materinya. Kalau kamu lupa, bisa lihat dulu materi lengkapnya di blog ini tentang Cara Mengidentifikasi Teks Prosedur. Kamu bisa baca-baca kembali di link berikut ya.
Baca Juga: Mengenal Teks Prosedur, Ciri-Ciri, dan Contohnya
Nah, dari pengertian di atas, kira-kira teks prosedur ini terdiri dari apa aja, ya? Kurang lebih strukturnya begini:
Struktur Teks Prosedur
Dalam penyusunannya, struktur teks prosedur terdiri dari 4 bagian, yaitu tujuan, material, langkah-langkah penyusunan/pengerjaan, dan penegasan ulang (kesimpulan). Penjelasan lengkapnya sebagai berikut:
1. Tujuan
Pada awal pembuatan teks prosedur, penulis biasanya memberikan penjelasan terkait tujuan dalam penyusunan teks prosedur. Hal ini juga bisa menginformasikan hasil akhir yang akan dicapai.
2. Material
Merupakan hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan dan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan atau pembuatan kegiatan tersebut. Bagian ini berisi informasi tentang alat/bahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan.
3. Langkah-langkah
Bagian ini menjelaskan tentang proses atau tahapan yang harus dilakukan demi mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan tujuan dari teks prosedur. Langkah-langkah yang dibuat harus secara berurutan. Selain itu, susunannya harus logis, sistematis, dan mudah dipahami oleh pembaca.
4. Penegasan Ulang/Kesimpulan
Bagian terakhir ini menjelaskan tentang simpulan dari suatu prosedur yang telah dilakukan. Bagian ini bersifat opsional, yakni boleh ada dan boleh tidak ada dalam teks prosedur.
Struktur Teks Prosedur
Baca Juga: 6 Contoh Teks Proposal Berdasarkan Sistematika Penulisannya
Ciri-Ciri Teks Prosedur
Sama halnya dengan teks yang lain, teks prosedur memiliki beberapa ciri antara lain:
1. Menggunakan kalimat perintah;
2. Terdapat panduan yang harus dilakukan;
3. Menggunakan kata kerja aktif;
4. Menggunakan konjungsi (kata hubung);
5. Terdapat aturan dalam hal bahan atau kegiatan;
6. Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan rincian waktu, tempat dan cara;
7. Terdapat isi kegiatan yang dilakukan secara urut;
Ciri-Ciri Teks Prosedur
Jenis-Jenis Teks Prosedur
Teks prosedur juga ternyata memiliki beberapa jenisnya, lho! Penasaran? Berikut jenis-jenis teks prosedur.
1. Teks Prosedur Sederhana
Teks prosedur sederhana hanya berisi dua atau tiga langkah saja. Contohnya prosedur untuk mengoperasikan setrika.
Baca Juga: 10 Contoh Teks Prosedur Sederhana & Ciri-Cirinya
2. Teks Prosedur Kompleks
Teks prosedur kompleks terdiri atas banyak langkah dan jenjang untuk tiap tahapannya. Contohnya prosedur pembayaran tilang oleh polisi.
3. Teks Prosedur Protokol
Teks prosedur protokol merupakan teks prosedur yang langkah-langkahnya bisa dibolak-balik, tapi tujuannya tetap bisa tercapai. Contohnya cara memasak mi instan.
Kalau kamu ingin menyusun teks prosedur, pastikan menggunakan struktur tersebut ya. Karena struktur teks prosedur yang lengkap, akan membuat arahannya menjadi jelas, dan bisa membantu pembaca dalam memahaminya.
teks prosedur
Langkah-langkah menyusun cerita adalah sebagai berikut.
Menentukan tema: tema dalam cerpen biasanya tentang cinta kasih, persahabatan, persoalan, persoalan nasib, atau kehidupan rumah tangga.
Mentukan pusat pengisahan (sudut pandang): pusat pengisahan adalah cara pengarang menenmpatkan diri terhadap cerita, dari sudut pandang mana pengarang memadang ceritanya.
Menentukan watak: perwatakan berkaitan dengan sifat tokoh, terdapat dua metode untuk menceritakan perwatakan, yaitu metode analitik dan metode dramatik.
Menentukan latar atau setting: pengarang harus menentukan tempat, waktu, dan suasana yang akan digambarkan dalam cerpen yang dibuatnya.
Menyajikan peristiwa yang ditentukan dalam alur: alur cerita adalah jalinan atau rangkaian peristiwa dalam suatu cerita yang memiliki hubungan sebab akibat. Terdapat lima tahap, yaitu tahap penyituasian, tahap pemunculan konflik, tahap peningkatan konflik, tahap klimaks, tahap penyelesaian.
langkah² menyusun cerpen
Teks Tanggapan: Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Contohnya
Pengertian teks tanggapan
Teks tanggapan biasa disebut teks tanggapan kritis. Teks tanggapan adalah teks yang berisi pendapat seseorang.
Pendapat tersebut bisa berupa kritikan, sanggahan, atau pujian terhadap sesuatu hal, misalnya karya seseorang, fenomena sosial di masyarakat, lingkungan, peristiwa, dan lain-lain.
Permasalahan yang dibahas pada teks tanggapan biasanya berupa kritikan pedas terkait kesalahan atau isu-isu yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
Baca juga: Teks Eksemplum: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, dan Contohnya
Selain untuk mengkritik kesalahan atau isu sosial, teks tanggapan dibuat untuk menanggapi teks berupa karya sastra, berita, artikel, film, dan karya pertunjukan.
Teks tanggapan memberi pandangan terhadap suatu hal, baik mendukung atau menolak dengan disertai argumen yang obyektif, sopan, logis, dan jelas. Informasi yang terkandung dalam teks ini menjadi saran yang membangun.
Fungsi teks tanggapan
Teks tanggapan mempunyai beberapa fungsi, antara lain:
Memberikan kritik membangun yang bisa digunakan untuk membantu sesutu hal agar menjadi lebih baik.
Mengapresiasi sebuah karya atau suatu hal yang dikerjakan seseorang secara detail dan sejelas mungkin.
Memberikan saran kepada suatu persoalan melalui cara yang terarah, sistematis, dan terbaik sehingga pujian atau kritikan tidak terasa semu dan bisa dipertanggungjawabkan.
Sarana atau wahana dari hal yang ditanggapi supaya sesama pemuji atau pengkritik bisa berdialog dengan lebih baik lewat konteks, deskripsi, serta penilaian yang diberikan oleh teks tanggapan.